Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Aku, Dirimu, Dirinya.....

HomeMarilah kemari hey hey...Sep 18, 2007
Selamat datang temans, ...welcome to my site... Tokoh2 yang ada di website ini bukanlah fiktif belaka, tapi kisah nyata sebuah keluarga kecil, yang lagi belajar mengarungi bahtera hidup... Nahkodanya Agung Prabowo, sedang belajar jadi nahkoda yang baik, dan berusaha nggak salah arah... Navigatornya Ika Safitri Windiarti, belajar jadi navigator yang baik supaya nggak salah baca peta dan nggak sampai ngambil alih kemudi... Penumpangnya Tuan Putri Rara alias Fathimah Azzahra, juga lagi belajar jadi penumpang yang baik dan bersedia ikut dan nurut sama Nahkoda and Navigator... So...selamat menikmati...enjoy the stories...comments are welcome...

Photo AlbumJadul - S1 UGMApr 20, '09 9:26 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumWhen Two Become OneApr 20, '09 9:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumWild Thai Festival 2008Apr 20, '09 9:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumKetemu Teh NinihApr 20, '09 9:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumMy Friends' Graduation DayApr 20, '09 9:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumDarling HarbourApr 20, '09 9:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumRara and friendsApr 20, '09 9:24 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumCity, Hyde Park & Sydney TowerApr 20, '09 9:23 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumMy Hubby's Bday *soksurprise* partyApr 20, '09 9:23 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumApple Centre, QVB, NandosApr 20, '09 9:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumAUPGSA Dinner for Idul AdhaApr 20, '09 9:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumRara in My OfficeApr 20, '09 9:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumSnow Trip to Melbourne, Winter 2008Apr 20, '09 9:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumA week trip to my motherland, IndonesiaApr 20, '09 9:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Blog EntryApr 20, '09 9:17 PM
for everyone
Kan udah jalan2 ke Opera House, naik Sydney Ferries ke Manly Beach, tambah main2 airnya si Rara, trus balik ke Circular Quay naik ferry yang sama. Oh ya lupa, tadi lunch nya juga sambil susah payah menghabiskan Lebanese pizza Adelaide plus Kebab ala Lakemba yang dibawain ayah and Pak Wah.Sampe di Circular Quay lagi, kita naik train ke Central Station, trus tujuan kita ke Paddy's Market. 
Ngapain sich, kok malah ke pasar? Beda dwooong, ini acara kita: belanja souvenir!!
Iya sich, ternyata bener juga kata temen2, harga souvenir Aussie di Paddy's jauh lebih murah daripada di Adelaide. Bahkan rata2 bisa 50% nya lho. Tujuan pertama kita cari t-shirt and polo shirt. bunda tugasnya cari untuk kids. Ayah cari untuk dewasa. Mulai dech, keluarin catetan daftar orang2 yang mau dikasih oleh2, buanyakkk booo...
Mulai dari temen kantor, sodara, tetangga, aa, teteh, tante, om, encang, encing, enyak, babe... hehehe...Ayah kalap!! beli 6 polo shirt buat dia sendiri, huh. Plus 1 buat Papa satu buat Bapak.

Selesai berburu tshirt, kita ke tempat jual souvenir aneka rupa. Ya ampunnn... ini giliran bunda and kk dila kalap. sampe2 Raranya kena marah terus, keciaaannn.. Abis, Rara sich, udah bagus2 bbo, eh, malah bangun, kan jadi rusuh.. Belinya topi,tempat tissue box, keychain, tempat pensil, namecard holder, kristal2, hmmm..apalagi ya? pokoknya heboh dech..
Abis itu, baru dech kita pusing, bawaan banyak bangettt.. Dila, terpaksa beli tas gede, untung bunda udah siap2 bawa tas kartun yang beli di Surabaya tempo hari. Pokoknya perburuan hari itu heiboh... total belanjaan kami semua mungkin sampe 500 dollar, bener gak dil? Dila, yang belanja paling banyak, ya kann??

Abis itu, kita baru nyadar ternyata di luar Paddy's hujan deres banget. Adoohh, gmana dwoong, kita masih mau lanjut ke ChinaTown, buat cari Indonesian Food nich...
Berkat panduan dari Pak Wah, akhirnya kita pun nyampe di resto Padang langganan Pak Wah. 
Harga tiap porsi rata2 8.5 dollar. Menunya macem2, ada Sate padang, soto padang, nasi padang, mi goreng, nasi goreng, baso padang, dll...
Surprisingly, ada pempek palembang juga, favorit gw, langsung pesen 2 porsi, ayah makan nasi padang komplit plus pempek, rara baso padang, Dila soto padang. Testimonial: Pempeknya enak banget, nasi padangnya standar, soto padangnya lumayan *coz belom pernah nyoba sebelumnya*, baso padangnya ancur... heheh maap ya bu, saya jujur nich, daging basonya kerasa banget nggak segernya,kayak udah sempet di thaw tru di frozen lagi, jadi amburadul. Rara aja ampe gak mau makan basonya, cuma mienya aja.
Kesimpulannya: puaaasss bgt makannya *regardless minus2nya*, say Alhamdulillah, terlebih lagi, karena gretong alias gratisan, alias ditraktir pak Wah.

Trus, kita semua minus pak Wah *yang ada rapat masjid katanya* pulang ke Randwick, sambil susah payah bawa tuh belanjaan Paddy's seabreg2. Sampe di rumah Pak Rasyid, istirahat, mandi2, sholat, trus ayah masih harus ke Punchbowl lagi buat nginep disana.
Alhamdulillah, kenapa ya, rasanya baru sehari di Sydney tapi udah puaaaasss banget... Jadi malu sama Allah, udah dikasih nikmat yang banyak banget, tapi kadang2 suka masih lupa ucap syukur.
Ya Allah, jadikanlah hamba2Mu ini orang2 yang pandai bersyukur, Aminnn....

Petualangan hari kedua, will coming soon....


Blog EntryMar 21, '09 2:03 AM
for everyone
Dimulailah petualangan kita hari pertama...
Tujuan kita hari ini adalah Circular Quay, Sydney Opera House, Sydney Ferries to Manly Beach, Paddys Market, Makan di ChinaTown, and Chinesse Garden.

Tour kita kali ini agak lebih matang in the way of planning, dibanding ama tour Melbourne&Mount Buller tahun lalu. Waktu itu kita belom pengalaman, alhasil hari kedua kita jalan2 bingung tak tentu arah. :)
Btw, dinner kita tadi malam uenak tenaaannn... Pak Rasyid (Wisma IN) provides nasi kuning komplit ama ayam kuluyuk yang yummy sangat! Rara sich udah keburu tidur, untung dia udah sempet makan 4 slices hazelnut sandwich waktu di Adelaide Airport plus minum susu.
Ada cerita lucu tadi malam, Rara tidur di single bed, sementara bunda dan kk Dila di
double bed, kita tidur pakai bedlight yang remang2, tiba2 terdengar suara Rara kebangun dan nangis pelan, mungkin nyariin bunda. Karena bunda kaget, kebangun, Rara malah tambah kenceng nangisnya karena kaget lihat kepala bunda di kegelapan, hahahah... geli dech inget kejadian itu..
Pagi2nya, kita breakfast ayam plus telur yang sudah tersedia di pantry, Rara nggak
kalah semangatnya makan pagi itu. Untuk bekal jalan2, kita bawa nasi putih, sambel goreng kentang ati yang gw masak di Adelaide, plus Lebanese Pizza yang juga kita bawa dari Adelaide. Kita start jam 8 pagi naik bis 373 dari Randwick Junction langsung ke Circular Quay. Sepanjang jalan tau nggak apa yang kita lihat?? Huh, sensor!! Pemandangan sisa Mardi Grass semalam, rupanya orang2 pada tidur di jalanan apa ya? Ato malah nggak tidur? Kok pagi2 gitu masih pada pake kostum semalam?
Rara sempat comment, Bunda, kok orang itu cuma pake 'handuk' doang? Trus itu kok ada
superman bajunya cuma setengah? Hahahah.. Binun mo jawab apa, akhirnya Dila tutup matanya Rara, sambil balik arah lihat ke kanan, teryata sama parahnya, Heheheh...


Sampailah kita di Circular Quay, ternyata ayah and Pak Wah udah nyampe duluan dan foto2 di Sydney Opera House, malahan sempat bikin video testimonial buat warga STIKOM, teryata bapak2 narsis juga ya... :)
Abis itu kita nyusul dech poto2 lagi, nggak ketinggalan juga Sydney Harbour Bridge. Ni dia poto kita:


Trus kita masuk ke dalam Opera Housenya, cuma bentar sich. Abis itu langsung naik ferry yang jam 11am menuju Manly beach. Oh iya, beli eskrim Gelatissimo dulu, pilih yang halal. Ini rekomendasi dari kak Fazila, ternyata beneran, wueeennnakk tenan... murah lagi, 1 scoop cuma 4 dollar.
Sampai di Manly beach, kita bener2 surprised! Keren bangetttt... Kayak glenelg gitu, tapi jalan ke pantainya agak jauh, jadi lebih banyak atraksi yang kita lihat, ada musician alat tiup, lagunya yang paling gue banget Titanic, udah tau kalo gue denger lagu ini (My Heart Will Go on) pasti merinding, tambah lagi ini alunannya t.o.p.b.g.t. Hiii...merinding bulu romaku.

Ada air mancur sepanjang jalan conblocknya itu, Rara sich dari awal udah mupeng banget, "Bunda, Rara mau main air, boleh nggak?", tapi gw tahanin, jangan dulu, ntar pulangnya aja, coz binun juga nggak bawa baju renang.Bener aja, pas udah puas di pantainya, Rara nagih, main air, untung selalu siap siaga bawa baju ganti, jadilah dia main2 air mancur itu sama beberapa anak bule yang sama2 pake undies doang,
hihihi...


Trus, kita balik ke Cirqular Quay pake Sydney Ferries juga, pulangnya disambi lunch, coz emang udah laperrr banget.. Alhamdulillah bekal kita habis disantap berlima, udah kenyang, Rara langsung ngantuk tak tertahankan akhirnya bobo. Sementara kita yang tua2 tetep aja foto2an dgn background Sydney Opera House diambil dari atas kapal feri. Cerita selanjutnya bersambung ya..biar lebih seru...heheh...

Sebenernya gw udah baca ini sejak December 2008. waktu tulisan ini diposting di Note nya Sandrina, coz kebetulan di FB gw 'friend' ama beliau. Tapi kok rasanya nggak etis kalo memposting ulang di blog gw tanpa seijin yang punya Note ya...
Tapi beberapa waktu kemudian, tulisan ini beredar di milis2 dan juga MP, yo wis, gw anggap *mudah2an nggak salah* berarti boleh juga kalo gw copy paste ke blog gw ini, untuk arsip pribadi, kenangan tulisan yang berbobot gitu. Sumber aslinya dari sini. Sebenernya agak lebih panjang lagi tp, gw posting setengahnya yang relevan aja. OK...

Please Enjoy..

Sandrina Malakiano Fatah Story
Dari Facebook-nya Sandrina Malakiano Fatah

Setiap kali sebuah musibah datang, maka sangat boleh jadi di belakangnya sesungguhnya menguntit berkah yang belum kelihatan. Saya sendiri yakin bahwa " sebagaimana Islam mengajarkan " di balik kebaikan boleh jadi tersembunyi keburukan dan di balik keburukan boleh jadi tersembunyi kebaikan.

Saya sendiri membuktikan itu dalam kaitan dengan keputusan memakai hijab sejak pulang berhaji di awal 2006. Segera setelah keputusan itu saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya bekerja, Metro TV.

Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan Metro TV sebetulnya sudah mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya. Tapi, mereka yang mengelola langsung beragam tayangan di Metro TV menghambat saya di tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang
sejumlah orang dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa pintu memang sudah ditutup.

Sementara itu, sebagai penyiar utama saya mendapatkan gaji yang tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta, akhirnya saya memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan saya tak memperoleh penghasilan, tapi dengan status yang tetap
terikat pada institusi Metro TV.

Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya saya mengundurkan diri. Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi. Saya sudah menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini
sejak di TVRI Denpasar, ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya.

Tetapi, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi saya yang terbaik dan bahwa dunia tak selebar daun Metro TV, saya bergeming dengan keputusan itu.
Saya yakin di balik musibah itu, saya akan mendapat berkah dari-Nya.

HIKMAH BERJILBAB

Benar saja. Sekitar satu tahun setelah saya mundur dari Metro TV, ibu saya terkena radang pankreas akut dan mesti dirawat intensif di rumah sakit. Saya tak bisa membayangkan, jika saja saya masih aktif di Metro TV, bagaimana mungkin saya bisa mendampingi Ibu selama 47 hari di rumah sakit hingga Allah memanggilnya pulang pada 28 Mei 2007 itu. Bagaimana mungkin saya bisa menemaninya selama 28 hari di ruang rawat inap biasa, menungguinya di luar
ruang operasi besar serta dua hari di ruang ICU, dan kemudian 17 hari di ruang
ICCU?

Hikmah lain yang saya sungguh syukuri adalah karena berjilbab saya mendapat kesempatan untuk mempelajari Islam secara lebih baik. Kesempatan ini datang antara lain melalui beragam acara bercorak keagamaan yang saya asuh di beberapa stasiun TV. Metro TV sendiri memberi saya kesempatan sebagai tenaga kontrak
untuk menjadi host dalam acara pamer cakap (talkshow) selama bulan Ramadhan.

Karena itulah, saya beroleh kesempatan untuk menjadi teman dialog para profesor di acara Ensiklopedi Al Quran selama Ramadhan tahun lalu, misalnya. Saya pun mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pemahaman baru tentang agama dan keberagamaan. Islam tampil makin atraktif, dalam bentuknya yang tak bisa saya
bayangkan sebelumnya. Saya bertemu Islam yang hanif, membebaskan, toleran, memanusiakan manusia, mengagungkan ibu dan kaum perempuan, penuh penghargaan terhadap kemajemukan, dan melindungi minoritas.

Saya sama sekali tak merasa bahwa saya sudah berislam secara baik dan mendalam. Tidak sama sekali. Berjilbab pun, perlu saya tegaskan, bukanlah sebuah proklamasi tentang kesempurnaan beragama atau tentang kesucian. Berjibab adalah upaya yang amat personal untuk memilih kenyamanan hidup.

Berjilbab adalah sebuah perangkat untuk memperbaiki diri tanpa perlu mempublikasikan segenap kebaikan itu pada orang lain. Berjilbab pada akhirnya adalah sebuah pilihan personal. Saya menghormati pilihan personal orang lain untuk tidak berjilbab atau bahkan untuk berpakaian seminim yang ia mau atas nama kenyamanan personal mereka. Tapi, karena sebab itu, wajar saja jika saya menuntut penghormatan serupa dari siapapun atas pilihan saya menggunakan jilbab.

Hikmah lainnya adalah saya menjadi tahu bahwa fundamentalisme bisa tumbuh di mana saja. Ia bisa tumbuh kuat di kalangan yang disebut puritan. Ia juga ternyata bisa berkembang di kalangan yang mengaku dirinya liberal dalam berislam.

Tak lama setelah berjilbab, di tengah proses bernegosiasi dengan Metro TV, saya menemani suami untuk bertemu dengan Profesor William Liddle " seseorang yang senantiasa kami perlakukan penuh hormat sebagai sahabat, mentor, bahkan
kadang-kadang orang tua " di sebuah lembaga nirlaba. Di sana kami juga bertemu dengan sejumlah teman, yang dikenali publik sebagai tokoh-tokoh liberal dalam berislam.

Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan Metro TV untuk melarang saya
siaran karena berjilbab. Salah satu komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah, Kamu tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar.

Saya sungguh terkejut karena sikap mereka bertentangan secara diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di tengah kemajemukan.

Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga semestinya membolehkan seorang
perempuan berjilbab untuk memperoleh hak setara? Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung meredup dan otaknya mengkeret mengecil?

Bersama suami, saya kemudian menyimpulkan bahwa fundamentalisme " mungkin dalam
bentuknya yang lebih berbahaya " ternyata bisa bersemayam di kepala orang-orang
yang mengaku liberal.

ddd
dThumbnaild
ddd

NoteGuestbook
   
messiklan wrote on Apr 30, '11
Tempat pasang iklan baris gratis tanpa daftar dan langsung tampil. Promosikan semua produk atau jasa Anda di messiklan.com sepuasnya, gratis tanpa dipungut biaya.
rakaldik wrote on Mar 10, '11
assalamualaikum,numpang promosi.
baju
kosmetik
fiber optik
bawang merah
rumah
wassalam,terimakasi.

Kecepatan koneksi Data, Voice & Video (Camera) yang lambat akan segera berakhir
dan perusahaan anda akan menikmati koneksi Data, Voice & Video (Camera) tercepat didunia melalui kabel
fiber optic (fiber optik) terbaik dan termurah dari PT. Megah Alam Semesta atau Garansi Uang Kembali.
tokomamajo wrote on Aug 30, '10
HAI MOMS & GIRLS ,,,

- NEW UPLOAD Branded Bags

- NEW UPLOAD Branded Wallets

- NEW ARRIVAL – KALUNG & GELANG Silver Tiffany & Co

- NEW MOTIF - Kipling Laptop Bag + Softcase

DISCOUNT 50% - Kalung T&Co

BIG SALE Branded Bags @ 1 price

TORY BURCH Bags

TRAVEL BAG LV Keepal 55 & 60.

HP Organizer & Bra Bags

HAPPY SHOPPING ^__^
eko33 wrote on May 4, '10
ASLMKM...
sekalian minta emailnya suaminya,siapa tau bisa sharing job di oz.
ni rencana ma temen2 mau kerja di oz,pi msh milih2 agen.
ms eko dari magelang
email: ekosetyadi33@yahoo.com
HP : 081392271900
WSLMKM..
eko33 wrote on May 4, '10
aslmkm,
mba minta emailnya dong
ms eko magelang
muslimahhouse wrote on Mar 30, '10
assalamualaykum..
numpang promo yaaa ukh..

muslimahhouse, menjual baju muslimah dan gamis berbahan kaos yang enak dipakai disegala suasana. bisa untuk silaturahmi ke sodara atau teman, ke kampus, pengajian, menghadiri pernikahan, dll. model dan warnanya beraneka ragam, tersedia ukuran S, M, L dan XL.
harganya terjangkau dan ada diskon lhooo..Ada juga aneka bros yang lucu dan cantik..

yuk mampir ke http://muslimahhouse.multiply.com

selamat belanja.. ^.^
discobeard wrote on Feb 21, '10
Hai, salam kenal.. Info aja, Kenapa banyak penjual senang buat toko online di http://www.dinomarket.com ? Emang banyak fasilitas nya.. Lokasinya dekat, lokal, di Indonesia, sehingga lebih cepat terhubung, lalu bisa upload video dan gambar langsung, tanpa perlu numpang ke website lain, lalu kalo ada calon pelanggan yang menghubungi kita, ada SMS notifikasi , mau langsung kontak ke customer bisa langsung chatting online. Dan semuanya SERBA GRATIS!
asesoriesmuslim wrote on Jan 2, '10
assalamu'alaikum..
salam kenal yah...jangan lupa mampir di fayas, banyak yang cantik buat yang berbusana muslim.
marvinshop wrote on Jul 29, '09
Misi.. numpang iklan...

Bagi yang membutuhkan keperluan ibu & bayi (ada yang aku jual rugi lho). Ada juga suplemen untuk memperbanyak ASI. Ada buku bekas juga lho, masih 90-95% baru. Ada juga abon peda, abon tuna, abon ayam yang ueenaak tenan. Dan bakal ada barang-barang lain. Mampir ya....

Bagi yang mempunyai produk untuk dipasarkan, bisa hubungi aku..

Aku bikin blog untuk sharing pengalaman melahirkan dan menyusui juga lho..

http://marvinshop.multiply.com/
momonganak wrote on Jul 28, '09
Momong Anak ™ hadir kembali dengan sajian terbaru, BONEKA ANAK LUCU


Terbuat dari Kain Felt dengan warna warni yang cerah dan menarik, bisa dijadikan mainan edukasi untuk anak-anak kita, sebagai kado, ataupun isi dari parcel Lebaran.

Bisa untuk reseller juga, have a nice shopping, thanks!